sumber: http://www.bocahrenyah.com/2018/01/blog-competition-asus-amd-laptop-for-everyone.html?m=0
Sudah lebih dari sebulan berlalu sejak si Lorek meninggalkan saya dari dunia yang fana ini. Setelah setia menemani selama 2,5 tahun saya kuliah, laptop low spec buatan cina itu pun akhirnya mati total dengan tenang bersama dengan ratusan file penting di dalamnya. Meskipun telah saya relakan kepergiannya untuk menyusul temannya yang lebih dulu bersemayam di tempat tukang rongsok, saya masih belum bisa move on dari si Lorek.
Setiap hari pun saya lalui dengan perasaan hampa tanpa si Lorek di hadapan saya. Terlebih di hari Sabtu malam minggu yang biasanya saya habiskan dengan membawa Si Lorek ke tempat wifi gratis. Sekarang tiap malam minggu saya hanya bisa menahan rasa iri pada tiap laki-laki yang malmingan dengan ceweknya.
Beban hidup pun saya rasakan jadi makin berat sepeninggal si Lorek. Mengerjakan tugas kuliah, makalah, proposal, laporan, skripsi, dan sebagainya harus saya lakukan di warnet. Meskipun konsentrasi buyar karena dihantam kebisingan pemain game online di bilik sebelah, tetap saya paksakan untuk menyelesaikan tugas kuliah sebelum biling habis. Satu-satunya yang memotivasi saya adalah wajah penuh amarah dari dosen dengan peringkat ke-killer-an no 2 di kampus saya jika tugas ini tidak selesai.
Sepertinya saya memang harus segera move on dan mencari pengganti yang lebih baik dari si Lorek. Sempat saya lakukan PDKT pada beberapa laptop high spec di toko komputer sebelah pertigaan dekat kost. Namun, pilihan saya akhirnya berlabuh pada Notebook ASUS X555QG.
Saya membayangkan, dengan menggunakan notebook ASUS X555QG, mengerjakan tugas kuliah, makalah, proposal, laporan, skripsi, dan lainnya bisa dilakukan di mana saja dengan mudah. Selain itu, malam minggu pun bisa saya nikmati lagi dengan notebook ASUS ini dilengkapi jaringan wifi gratis.
Bedanya dengan Si Lorek, notebook ASUS X555QG ini dilengkapi dengan prosesor AMD quad core yang memiliki kecepatan maksimum hingga 3,6 GHz. Memori RAM yang terpasang di notebook ini juga mencapai 8 GB, dan masih bisa ditambah lagi menjadi 16 GB berkat sistem dual channel.
Bagi saya yang seorang mahasiswa jurusan Teknik Mesin, spesifikasi setinggi itu sungguh sangat membantu dalam perkuliahan saya. Mengingat adanya kebutuhan CAD (Computer Aided Design) yaitu menggambar bagian / komponen mesin secara 2 dimensi atau 3 dimensi dengan software komputer.
sumber: http://tutorial45.com/best-cad-software-program/
Sementara prosesor yang dimiliki Si Lorek hanyalah Intel Celeron dengan RAM sebesar 2 GB, hanya mampu menjalankan satu software CAD saja. Software CAD ini berat, maka biar notebook ASUS saja yang menjalankannya. Apalagi dengan harddisk berkapasitas 1000 GB-nya, mau saya instal sampai 37 software CAD pun penyimpanannya masih sangat lowong.
Di bidang otomotif, notebook juga bisa sangat membantu salah satunya sebagai alat untuk menyetting motor injeksi.
sumber: https://gisikuntung.wordpress.com/2015/06/07/setting-range-fuel-adjuster-iquteche/
sumber: https://m.youtube.com/watch?v=0IXg-9tKZek
Kalau saat tidak ada kuliah atau jam kosong, saya biasa mengisi waktu dengan menonton film di kost. Dengan DVD sewaan dari film-film yang populer saat itu untuk saya putar dengan si Lorek. Hanya saja, sebagus apapun kualitas video dari film itu, grafisnya tidak akan terlihat bagus ketika muncul di layar LCD laptop saya.
Adanya beberapa garis putih vertikal permanen yang melintang di layar Si Lorek (yang menjadi asal-usul nama Si Lorek, yang artinya bergaris) cukup mengganggu pemandangan. Untuk bermain game pun, Si Lorek hanya mampu menjalankan game-game sekelas Pinball, Solitaire, dan Minesweeper.
Tidak seperti notebook ASUS X555QG yang mempunyai kartu grafis Radeon R7 R5 M430 DX dan VRAM sebesar 2 GB. Dengan notebook ini, akhirnya saya bisa bermain game sepak bola masa kini dan beradu kelincahan dengan teman-teman kost saya.
Selain itu, dengan layar LCD jernih ukuran 15,6 inci beresolusi HD 1366 x 768, saya pun bisa menonton film dengan lebih leluasa. Apalagi kehadiran teknologi ASUS Splendid dengan empat mode setelan layar sungguh membuat tampilan grafis sangat memanjakan mata sepanjang film itu diputar.
Untuk lebih jelasnya, saya tampikan saja spesifikasi lengkap notebook ASUS X555QG berikut ini





Komentar
Posting Komentar